Aset Pertamina RU II di Pangkalan Brandan Sangat Cocok di Jadikan Kilang pengolahan Pengalengan Bakso ikan, Agar Ribuan Masyarakat Bisa Bekerja

 

Langkat I Media Prajurit Indonesia. Sejumlah Aset milik BUMN PT. Pertamina RU II di Pangkalan Brandan yang sudah lama terlihat tidak dipungsikan, dikarenakan sumber minyak yang didapat di tempat tersebut kemungkinan besar, sudah tidak memenuhi syarat target pengolahan minyak mentah Lagi.

Maka dari itu aset milik pertamina RU II tersebut menjadi kenangan saja, karena pertamina pangkalan brandan termasuk cikal bakal perminyakan pertama di indonesia. Dari hasil pengolahan minyak masa itu, presiden pertama RI Ir sukarno dapat membangkitkan ekonomi rakyat masa itu dan selajutnya di teruskan oleh presiden suharto , lalu mengembangkan perminyakan itu sampai ke provinsi lain.

Ketua Dewan Pembina LSM KPK Langkat Sumut David Hutagalung ketika di kompirmasi melalu via sesuler minggu (25/4/2021) mengatakan menyangkut aset milik BUMN atau Milik PT Pertamina RU II dipangkalan brandan kabupaten langkat yang mati itu, ada baiknya pihak pertamina mau pun kementerian BUMN dijakarta, bisa membuka Lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat yang ada di kabupaten Langkat, misal nya pemerintah Provinsi mau pun kabupaten langkat. Agar pendorong aset tersebut dijadikan kilang pengolahan bakso ikan kalengan dan kilang terasi(belacan)

Bupati langkat terbit rencana PA dan Gubernur sumut H. Edy rahmayadi harus bisa maanfaatkan hasil laut langkat yang melimpah ruah, dan bisa dijadikan bahan baku untuk pengolahan bakso ikan kalengan, ” ujarnya.

David hutagalung menabahkan saat ini angka pengangguran di langkat sangat tinggi, dikarenakan jumlah lulusan sekolah menengah atas setiap tahunnya cukup tinggi, apa lagi sumut dan provinsi lain saat ini tengah mengadapi pandemi Virus Covid -19 .

Untuk mengantisipasi gelombang pengangguran tersebut, ada baiknya pihak pemerintah provinsi sumut, maupun kabupaten Langkat, agar bisa bersinergi untuk menerobos pembangunan kilang pengolahan bakso ikan dan kilang pengolahan terasi sasaet (belacan) ,”ketusnya.

 

 

(Muslim Yusuf)

author

Author: