Diduga Wartawan Gadungan Bermunculan di Kabupaten Langkat

( Rudi Dalimunthe anggota PWI Langkat )

 

Langkat I Media Prajurit Indonesia – Tokoh Media anggota PWI Kabupaten Langkat Rudi Dalimunthe (46) menyampaikan Minggu (7/3/2021) pukul 15.30 WIB tentang adanya pihak yang diduga wartawan gadungan (Wargad) yang meresahkan warga masyarakat saat ini. Fenomena ini timbul karena diduga Wargad telah acapkali menakuti nakuti, mengancam dan menggangu privasi, baik itu instansi pemerintah, warga masyarakat dan pihak swasta bahkan dikalangan para jurnalis.

Kemitraan yang baik yang sudah ada selama ini antara instansi pemerintah, masyarakat, swasta dan wartawan bisa rusak.  Menanggapi hal ini Rudi Dalimunthe anggota PWI Langkat ketika dikonfirmasi menyampaikan, “Prihatin karena akibat ulah oknum “Wargad” nama baik wartawan lain yang bekerja dengan sungguh -sungguh akan tercoreng, akibat ulah mereka.

“Dan bagi pihak instansi baik dari Pemkab Langkat, Pemerintahan Kecamatan. Pemerintahan kelurahan/Desa serta masyarakat, kalau ada yang diduga oknum wartawan gadungan meresahkan segera laporkanke penegak hukum yang terdekat Polsek setempat atau pun Ke Polres Langkat”, beber Rudi Dalimunthe.

Rudi Dalimunthe menambahkan, Dengan adanya keresahan pihak instansi , masyarakat dan wartawan saling bekerjasama untuk menertibkan oknum di duga wartawan gadungan ini, selama ini di sebabkan karena adanya pembiaran sehingga mereka leluasa melakukan aksi nya, kata Rudi Dalimunthe.

 

( Reni Riana Ritonga Ketua KWRI Langkat)

 

” Justeru dengan adanya wartawan gadungan, semua pihak seperti instansi pemerintah , masyarakat dan wartawan agar saling mengingatkan dan mengawasi, dan bila perlu lakukan tindakan hokum supaya ada efek jera bagi mereka “ Tandas Rudi

Terkait hal ini juga mendapat kecaman dari Reni Triana Ritonga selaku Ketua KWRI Kabupaten langkat mengatakan, “Sudah banyak saya dengar di lapangan hanya bawa koran satu sama identitas KTA yang sudah Ekspayer alias mati, saya sangat mendukung sekali untuk adanya penertiban . Sehingga tidak tercemar nama baik wartawan di Kabupaten Langkat”.

Selama ini kepala sekolah , kepala Desa banyak yang alergi berjumpa wartawan, itu gara-gara wartawan yang suka ngemop, saya juga sangat mengharapkan adanya saling kerja sama dengan pihak instansi Desa, kelurahan, kecamatan dan pemerintahan setempat agar saling bekerja sama untuk melakukan tindakan terhadap yang di duga oknum-oknum yang mengaku -ngaku wartawan yang ternyata dia itu wartawan gadungan “Cetus “Terang Reni Triana Ritonga.

Hal keberadaan Wartawan gadungan yang terjadi semankin menjamur di Kabupaten Langkat, Adi sebagai warga Langkat juga merasa terganggu privasinya dengan adanya wartawan gadungan tersebut

“Saya enggak tahu yang mana wartawan asli maupun wartawan gadungan . Karena dalam hal ini saya resah dengan keberadaan Wargad, mereka berani sekali , terkadang mengancam ancam seolah -olah dia sudah merasa hebat dan yang seolah olah dia itu tidak akan terjerat hukum.

Dan saya sebagai masyarakat mengharapkan juga agar bagi wartawan yang ada di Kabupaten Langkat ini untuk melakukan penertiban dan kami pun sebagai masyarakat siap untuk membantu dalam hal ini” pungkasnya.

 

 

(Muslim Yusuf)

author

Author: