Masyarakat Langkat Kecewa Proyek Jembatan 75 Miliar Tak Kunjung Selesai

 

Langkat I Media Prajurit Indonesia – Proyek raksasa Senilai 75 miliar di kawasan Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Sumatera utara ,terlihat mangkrak. Dan tak selesai -selesai hingga tahunan, Sementara jembatan sei wampu yang Lama sudah termakan usia seakan menunggu waktu Roboh dan bisa memakan korban jiwa.

Hasil pantauan awak media di Tkp Terlihat kondisi jembatan yang menghubungkan belasan kecamatan dilangkat dan provinsi aceh sumut, tersebut seakan tidak tahan lagi menahan beban mobil -.mobil berbadan besar maunpun mobil Dam truk pengangkut tanah galian C untuk pembangunan jalan tol yang melintas di jembatan itu.Senin (19/4/2021).

Mangkraknya pembangunan jembatan titi wampu tersebut berdampak pada ekonomi masyarakat Langkat dan Aceh dikarenakan sering terjadi kemacetan panjang,sehingga aktivitas ekonomi masyarakat langkat -aceh terganggu.

Hal itu disebabkan kondisi jembatan wampu terlihat sudah tua. bisa saja roboh dan memakan korban jiwa.

Menurut info salah satu warga stabat yang tak ingin disebutkan namanya menyatakan Proyek tersebut di kerjakan diduga dari rekanan PT. Kasn, diduga mengabiskan biaya 57 Miliar rupiah.

Selanjutnya pada tahun 2018 jembatan tersebut dilanjutkan kembali diduga oleh PT. Nim. Dan Kementerian Pekerjaan umum dan perumahan Rakyat (PUPR) menambahkan Dana diduga sebesar 18 miliar rupiah.

Namun hasil nya tetap mangkrak dan masyarakat langkat merasa kecewa atas proyek PUPR tersebut,” Katanya

Ditempat terpisah David Hutagalong salah satu ketua Dewan Pembina LSM KPK Langkat Sumut ketika dikompirmasi melalui Via Hp. Mengatakan minta Pada Kementerian PUPR pusat agar serius memperhatikan pembangunan proyek jembatan Sei Wampu kecamatan stabat kabupaten Langkat sumatera utara senilai 75 Miliar tersebut, dikarenakan aktivitas perekonomian masyarakat Langkat dan provinsi Aceh sangat terganggu dikarenakan jembatan yang lama kerap terjadi kemacetan panjang, “ujarnya.

 

(Muslim Yusuf)

author

Author: