Ombak Laut Langkat, Berdampak Pada Ekonomi Penyeberangan ke Desa Kelantan

 

Langkat I Media Prajurit indonesia – Akibat ombak besar dan angin kencang puluhan sampan dayung tradisional Jasa Penyeberangan ke Desa Perlis dan Desa Kelantan tidak bisa bekerja seperti biasanya, sehingga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Harun (43) salah satu pekerja sampan dayung tradisional mengatakan ” sulit Bang, saat ini seluruh nelayan terhenti melaut akibat ombak besar dan angin kencang, sangat berdampak pada penghasilan pekerja sampan dayung dan masyarakat pesisir Pulau Perlis dan Pulau Kelantan “Ujarnya.

Harun menambahkan waktu Syamsul Arifin jadi Bupati, beliau kerap membantu kesulitan nelayan disaat musim cuaca laut sedang memburuk dan beliau membagikan sembako pada tiap-tiap pekerja Nelayan sampan dayung yang mangkal di dermaga Lorong Gandi Kelurahan Brandan Timur ,” Cetusnya.

Dampak ombak dan angin kencang dilaut Langkat, membuat harga ikan dipasar Pangkalan Brandan meroket, seperti ikan dencis semulanya 25 ribu rupiah, menjadi 30 ribu rupiah, ikan tongkol sebelumnya 20 ribu rupiah, menjadi 25 ribu rupiah.

Selanjutnya ikan gembung kuring dari 30 ribu rupiah menjadi 40 ribu rupiah.

Dampak ombak besar dan angin kencang selama sepekan membuat warung sepi, toko-toko mengeluh.

Ismed (43) Salah satu pedagang es kelapa muda yang merasakan dampak tersebut.

Ia menambahkan semoga ombak dan angin kencang semoga cepat berlalu dan ekonomi pulih kembali ,” Ungkapnya.

 

 

(Muslim Yusuf)

author

Author: