Pemaparan Salah Satu Dugaan Korupsi Proyek Fiktif di UPTJJ Bina Marga Sumut Oleh Kejaksaan Negeri Langkat 

 

Sumatera Utara I Media Prajurit Indonesia – Kejari Langkat Tetapkan 4 ASN menjadi Tersangka Dugaan Korupsi Jalan Dan Jembatan masing masing inisial Ir. D.MM. A.N. ST. T.S .dan .Ir. H.M.A.E. P. Msi. Paparan tersebut disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Langkat Muttaqim Harahap, SH, MH, yang didampingi Kasi Inteljen Boy Amali SH, MH dan Kasi Pidus Mohammad Junio Ramandre,SH,MH Rabu (21/7/2021) memaparkan penetapan tersangka dalam kasus dugaan Korupsi kegiatan rehabilitasi/ pemeliharaan rutin jalan pada satuan kerja UPTJJ Bina marga Sumut.dan Bina Konstruksi Porovinsi Sumut.

Hal tersebut di sampaikan Kajari Langkat dalam kegiatan Capaian kinerja Kejaksaan Negeri Langkat priode bulan Febuari s/d Juni 2021 yang bertempat di aula kantor jalan Proklamasi No 55 Stabat.

Di tempat terpisah awak media prajurit indonesia mencoba menyelusuri salah satu lokasi jalan dugaan proyek fiktif tersebut di Tkp jalan terusan Pangkalan Susu tepatnya di Lelurahan Tangkahan Durian Kecamatan Brandan Barat.

Hasil pantauan awak media Jumat 23 juli 2021 tepatnya dikawasan jalan terusan Pangkalan Susubdan Jalan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, terlihat proyek diduga salah satu yang ada di jalan Pangkalan Susu berupa proyek Perawatan Daerah Milik Jalan (Damija) atau selokan samping tidak diduga tidak di perkeras dan fiktif.

Padahal Pungsi Damija adalah Sepanjang jalan yang dibatasi oleh lebar dan tinggi tertentu yang dikuasai oleh pembina jalan : Damija, disebut juga dengan ruang milik jalan (Rumija) yang betupa sejalur tanah tertentu di luar maanfaat jalan yang masih menjadi bagian dari ruang milik jalan ( beram jalan) atau selokan samping diduga tidak diperkeras (fiktif) .

Seharusnya selokan samping Damija tersebut diperkeras dan sejajar dengan badan jalan namun hasil pantauan awak media di Tkp jalan terusan Pangkalan Susu di duga tidak ada perubahan sama sekali bagian selokan samping jalan.

Begitu juga patcing hotmix (penambalan badan jalan yang terlihat buruk dan diduga tidak mengikuti Grading Opration dan ada kesan tidak sesuai dengan Grading Opration. 2 Cold Mixed (Campuran Aspal Dingin ) dan 3 Lapisan Panetrasi (Laven) sehingga kerjaan tersebut mudah kembali rusak.

” Arifin (56) salah satu pengguna jalan ketika dikonfirmasi awak media di Tkp mengatakan ia saat mengemudi sepeda motornya bila mengindari mobil mobil besar dan selokan samping jalan tersebut sangat membahayakan pak, dikarena badan jalan dengan selokan samping tidak rata atau tidak sejajar. ,” Ujarnya

 

(Muslim Yusuf)

author

Author: