Penyerahan 5 Nelayan Indonesia Yang Tertangkap Di Malaysia 

 

Langkat I Media Prajurit Indonesia –  Pengawasan Sumber Daya kelautan dan perikanan Belawan, telah dilaksanakan penyerahan 5 (lima) orang nelayan Indonesia asal Pangkalan Brandan Desa Kelantan Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat , Sumatera Utara, ke Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Langkat. Kamis (04/02/2021)

Mewakili Kepala PPS Belawan, hadir pada acara tersebut, Subkoordinator Kesyahbandaran Ary’e prasetiyo Apras.

Turut hadir Kepala SKIPM Medan I, DKP Prov. Sumut, DKP Kabupaten Langkat, ketua HNSI Provinsi Sumut dan Ketua AP2GB.

Kepala Stasiun PSDKP Belawan, Andi Fahrul Syah menyampaikan kronologis penangkapan hingga pemulangan kelima nelayan asal Langkat.

Kelima orang nelayan tersebut adalah Syahrial, Syahputra, Asnan, Ridwan, dan Andi.

Menurutnya kapal nelayan tersebut karam hingga memasuki perairan Negara Malaysia.

Petugas APMM (Agensi Penguat Kuasaan Maritim Malaysia ) kemudian mengamankan kapal dan menahan nelayan Selama 17 hari.

Melalui negosiasi diplomasi, akhirnya pada hari Selasa, 03 Februari 2021 kapal Patroli Hiu 001 (PSDKP Batam), dengan Kapten Slamet menuju koordinat wilayah perbatasan yang ditetapkan pemerintah Malaysia untuk menjemput kelima nelayan dan menandatangani berita acara pemulangan 5 (nelayan),

sebelum nelayan benar-benar diserahkan.

Beliau menyampaikan bahwa PSDKP telah melakukan pembinaan kepada nelayan Indonesia yang bekerja dikapal asing.

Namun hasil evaluasi selama setahun terakhir menunjukan peningkatan pelanggaran, sehingga PSDKP akan lebih tegas lagi dalam menegakan keadilan.

” Nelayan harus lebih memahami jalur -jalur penangkapan agar tidak memasuki negara lain” tuturnya.

 

 

(Muslim yusuf)

author

Author: