Puluhan Tahun Masyarakat Desa Kelantan Dambakan Perkuburan Wakap, Alhamdulillah Tahun 2021, Telah Terwujud 

 

Langkat I Media Prajurit Indonesia- Desa Kelantan, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, sudah puluhan tahun mereka dambakan perkuburan umum (Wakap ) seperti Desa lainnya, sejak puluhan tahun Desa tersebut tidak memilik lahan perkuburan umum dikarenakan penduduknya hidup dan bermukiman diatas Sungai Babalan Pangkalan Brandan, selama ini warga desa kelatan bila meninggal Dunia mereka hijrah menyeberangi sungai sepanjang 1 kilo untuk peroses pemakaman di perkuburan Sei Bilah Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat. Dengan menggunakan jasa perahu untuk peroses penyeberangan.

Hasil pantauan awak media di tkp Senin (2/8/2021) sekira pukul 10.00 Wib, saat ini masyarakat di desa tersebut berusaha bangkit dan membuka lahan perkuburan di daratan kawasan hutan manggrove dan mereka jadikan tempat perkuburan umum. Supaya tidak lagi dibawa ke pemakaman umum sei bilah kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat.harus menggunakan transportasi perahu.

“Saat ditanya soal kekurangan tentang perkuburan tersebut warga Desa Kelantan mengatakan” Kami serba kekurang bang, kami butuh Mesin pemotong kayu liar dan alat pemotong rumput, sudah itu kami butuh materal jembatan selebar 2 meter sepanjang 40 meter, untuk akses kearah perkuburan umum tersebut ,” ujarnya.

“Ia menambahkan Saat ini zenajah yang di kebumikan di perkuburan umum Desa Kelantan baru 6 orang dan perlu pembenahan akses perkuburan ini bang, dari akses jalannya, alat pemotong rumputnya, dan butuh akses bantuan matereal bangunan untuk melanjutkan 40 meter titi yang menuju ke akses perkuburan dikarenakan Anggaran Dana Desa saat ini belum jelas pencairannya

,”tambahnya

Desa kelantan terletak di atas laut dan seberang sungai Babalan Pangkalan Brandan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara , untuk akses jalan menuju ke Desa tersebut harus menggunakan jasa perahu dayung dengan ongkos 500 rupiah melalui Dermaga Loronggan Gandi Kelurahan Brandan Timur Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat.

” Yan Jahe (51) salah satu warga Desa Kelantan Kecamatan Brandan Barat Langkat, yang mau dikomfirmasi awak media ini mengatakan, Sudah puluhan tahun masyarakat Desa Kelantan Dambakan Perkuburan umum dan sekarang sudah terwujud dan ia mengetuk pintu hati pemerintah Daerah mau pun Donatur agar bisa membantu kekurangan akses titi 40 meter lagi maupun peralatan seperti Alat pemotong ranting kayu dan alat pemotong rumput ,” pintanya

 

(Muslim Yusuf)

author

Author: