Sejumlah Tempat Hiburan Malam di Sumut Resmi di Tutup

 

Langkat I Media Prajurit Indonesia – Hasil pantauan awak media di Sumut terlihat sejumlah hiburan malam Diskotik mau pun Cafe hiburan malam yang bisa mengundang kerumunan muda mudi resmi ditutup Jum’at (09/04/2021) pukul 09.40 WIB.

Penutupan sejumlah tempat hiburan malam tak terlepas dari desakan sejumlah kalangan umat Islam di kota Binjai, Langkat dan Deli Serdang. Dan terlihat sejumlah petugas keamanan di TKP Diskotik yang di segel oleh pemerintah daerah di Sumut. Salah satu nya terlihat penyegelan terhadap tempat hiburan SG yang berdiri di Kabupaten Deli Serdang di Kecamatan Kutalimbaru Dusun Tanjung Pama Desa Namo Rambe.

Turut hadir dalam penyegelan itu Wadansatgas Covid 19 Sumut Kol Inf Azhar Muliyadi. Asisten 1 Pemkab Deli Serdang Putra Efendi Capah. Kasat Pol PP Deli Serdang Suryadi Aritonang. Kalaksa BPBD Deli Serdang Drs Zainal Abidin Hutagalung. Satu peleton Personil BPBD Deli Serdang. Dua peleton Personil Satpol PP Deli Serdang. Satu regu personil Koramil. Bhabinkamtibmas Polsek Desa Namo Rambe Juli Aiptu Siregar. 20 orang Anggota Pemkab Deli serdang. Pada saat Tim Pemkab Deli Serdang tiba Di Diskotik SG.

Asisten 1 Pemkab Deli Serdang Putra Efendi Capah langsung membacakan berita acara penutupan SG dengan isi berita acara. Tim Terpadu Kabupaten Deli Serdang menutup/ menghentikan kegiatan usaha pariwisata milik CV M.E (Diskotik SG) yang berlokasi di Dusun VIII Tanjung Pama Desa Namo Rambe Julu Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. Karena melanggar ketentuan sebagaimana diatur didalam Peraturan Daerah Kabupaten Deli Serdang No 7 tahun 2015 tentang ketentraman dan ketertiban umum pasal 30 (1) dan pasal 59 (1) serta Peraturan Bupati Deli serdang No. 1018 tahun 2012 tentang penyelenggaraan usaha kepariwisataan.

Kegiatan pelaksanaan penyegelan cafe SG mendapat protes dan perlawanan dari kaum ibu -ibu dilokasi, salah satunya ibu Neni menyampaikan bahwa : kami menafkahi keluarga kami bekerja dari usaha parawisata cafe SG. Pembangunan di sini banyak dibangun atas Swadaya usaha yang ada disini, sementara pemerintah tidak peduli dengan nasib kami. Kami sudah tidak ada menggarap perkebunan PTPN Tungurono, kalau ini ditutup semua diskotik yang ada di Langkat Deli Serdang dan seluruh nya yang ada di Sumut.

Adapun bentuk segel yang dibuat berupa Tulisan spanduk yang berisikan ” Pemerintah Kabupaten Deli Serdang penutupan operasional diskotik SG ditutup”, dan buat palang besi di las pada pintu masuk diskotik SG. Pada pukul 10.30 WIB penyegelan Diskotik SG selesai dilaksanakan dalam keadaan aman dan tertib. (Muslim Yusuf)

author

Author: