Dua Anggotanya Dikeroyok Pengendara Moge, Pangdam I/BB Tidak Terima Damai

Sumbar Ι Media Prajurit Indonesia. Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Irwansyah tidak menerima permintaan damai dari pengendara moge yang mengeroyok dua orang anggotanya di Bukittinggi.

Hal itu terungkap dari beredarnya script laporan assesment perihal “Pemukulan Anggota TNI Oleh Rombongan Motor Haley Davidson (Moge) di media sosial.

Dalam laporan itu disebutkan, Dandim 0304/Agam Letkol Arh Yosip Brozti Dadi menerima perintah dari pangdam I /Bukit Barisan Mayjen Irwansyah untuk melaporkan secara resmi atas kejadian pemukulan terhadap 2 orang Anggota Kodim 0304/Agam ke Polres Bukittinggi.

Meski sebelumnya beredar kabar bahwa kedua belah pihak telah berdamai yang disertai dengan foto bersalaman antara komunitas HOG dan korban, namun atas perintah Pangdam I/Bukit Barisan proses hukum tetap dilanjutkan.

Jumat 30/10 pukul 21.45 WIB dua orang anggota Kodim 0304/ Agam yang dikeroyok pengendara moge tersebut melapor ke sentra pelayanan Kepolisian Polres Bukittinggi di jalan Jalan Jend Sudirman No. 23 Kota Bukittinggi, didampingi Dansub Denpom 1-4 Bukittinggi.

Akibat dari laporan itu, sekitar pukul 23.00 WIB telah berlangsung pemeriksaan terhadap Komunitas MOGE HOG (Harley Owners grup) yang melakukan penganiayaan terhadap dua personel TNI – AD Kodim 0304 / Agam, dari hasil pemeriksaan dapat dilaporkan pelaku penganiayaan sampai saat ini baru 2 orang, sedangkan yang lainnya masih dalam proses pemeriksaan oleh Sat Reskrim Polres Bukittinggi. ● Redaksi / Sumber Kodam Bukit Barisan

author

Author: